HOME

arti istilah edp, edt, edc pada kemasan parfum

Pada kemasan parfum jika kita amati terdapat tulisan Perfume/Fragrance, Eau de Perfume (EDP), Eau de Toilette (EDT), dan Eau de Cologne. Bagi orang awam pasti sulit memahami arti istilah tersebut apa lagi berasal dari bahasa perancis yang terkenal dengan dunia parfum dan mode. Di dalam kemasan parfum biasanya terdiri dari bermacam-macam campuran, namun yang lebih familier bahan utamanya ini yang akan kita bahas agar orang lebih tahu dan dapat membedakan kualitas produk.

Istilah parfum, EDP, EDT, EDC erat kaitannya dengan tingkat senyawa konsentrat yang terkandung dalam parfum. Pembagian istilah itu tergantung adri prosentase volume konsentrat dalam minyak parfum yaitu:
1. Perfume.
Parfum memiliki 20% - 40% senyawa konsentrat aromatik yang paling tinggi dan paling halus diantara yang lainnya, oleh karena itu parfum memiliki harga yang mahal dan memiliki aroma yang sangat keras. Kandungan ekstrak essence yang tinggi cenderung original sebab tanpa minyak tambahan, menjadikan aroma parfum lebih tahan lama dan tidak cepat menguap. Dengan sedikit mengoleskan (tidak disemprotkan) pada titik-titik tertentu, misalnya di bagian belakang daun telinga, di leher dekat dagu, dan dekat siku tangan. Aromanya bisa tahan sangat lama sampai 2-3 hari, apabila terkena air atau mandi pun aromanya masih terasa masih ada karena mengalir dalam darah. Karena kualitas parfume sangat bagus maka dalam pengemasannya menggunakan botol-botol yang eksklusif nan cantik terkesan mewah sesuai dengan kualitas dan keharumannya agar tetap terjaga. Memang sih Perfume ini  sangat mahal karena original, istilah jawa " ono rupo ono rego (ada kualitas barang ada harga)" harga sebanding dengan kualitas barangnya.

2. Eau de Parfume (EDP)
Jenis parfum EDP ini mempunyai senyawa konsentrat aromatik 10% - 30% dan campuran kadar alkohol yang sedikit, sehingga wanginya cukup tahan lama hingga 4-6 jam. Parfum Eau de Parfume jenis ini sangat tepat untuk orang yang bekerja atau beraktifitas sepanjang hari. Aroma wanginya sangat memikat seperti perfume, harganya juga sangat terjangkau. Parfum EDP jenis ini biasanya dipakai khusus kebanyakan oleh kalangan wanita, walaupun ada juga pria yang memakainya.

3. Eau de Toilette (EDT)
Jenis EDT ini mempunyai aroma wewangian konsentrat dikisaran  5% - 20% dan memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi, sehingga aromanya ringan tidak terlalu tajam dengan waktu tahan lama 3-4 jam. Oleh sebab itu wewangian ini hadir dalam kemasan bentuk spray, sehingga harganya terjangkau untuk orang yang ingin tampil wangi. Eau de Toilette sangat cocok dipakai dalam acara pesta penikahan, ultah, syukuran, atau untuk sekedar nongkrong di cafe dan nonton film bioskop.

4. Eau de Cologne (EDC)
Jenis parfum EDC ini memiliki senyawa aromatik kosentrat dikisaran 2%-5% sehingga aroma wanginya hanya kisaran 2-3 jam dengan campuran alkohol yang tinggi dibanding dengan  yang lainnya, oleh sebab itu ketahanan aromanya sangat lemah, karena aroma cepat menguap dengan alkohol. EDC dipasaran biasanya dalam bentuk Body mist, Body splash, Body spray. Cologne ini biasanya pangsa pasarnya untuk semua orang yang dapat memberikan kesegaran dan memberikan aroma wangi dan harum setelah mandi. EDC ini juga sebagai bahan tisu basah yang memberikan kesegaran pada saat aktifitas.

5. After Shave
jenis aromatik ini kebanyakan untuk pria dengan konsetrat senyawa aroma 3 % atau bahkan kurang, sehingga ketahanan aromanya berkisar 2-3 jam banyak dipakai pada merk perfume yang beredar di masyarakat umum. After shave biasanya mengandung balm atau Aloe (lidah buaya) yang dapat memberikan ketenangan relaksasi pada pori-pori setelah bercukur dan kandungan alkohol berfungsi untuk menutup kembali pori-pori kulit.

Sebenarnya masih ada beberapa istilah dalam dunia parfum, namun apa yang saya uraikan istilah parfum diatas itu merupakan istilah yang sudah populer di dalam parfum, semoga anda bisa memahami dan menambah wawasan.

Jika anda ingin mengetahui harga parfum kami silahkan klik Promo Parfum Import